Surat ini di tulis Gibran kepada May Ziade pada tahun 1928 tanpa tanggal dan bulan. Pada saat menulis surat ini May tinggal di kairo, Mesir. Pada awal surat Gibran menyebut “Aku” (simbolik), esensi dari sebuah “keberadaan”. Surat yang berisi mengenai peranan wanita yang sangat penting...
Surat Cinta Kahlil G...
posted by blogger Indonesia
Setelah menyelasaikan studinya di Akademi Seni Rupa di Paris, di bawah bimbingan pematung terkenal Auguste Rodin. Gibran kembali menetap di New York, Amerika Serikat. Surat berikut tahun 1925 tanpa tanggal , di tulis Kahlil Gibran untuk May Ziade ketika ia menetap di New York sedikit...
Surat Cinta Kahlil G...
posted by blogger Indonesia
Setiap kali Gibran menerbitkan bukunya, ia mengirimkan satu jilid kepada May agar bersedia membahasnya. Ketika bukunya Pawai (The Procession) dan Si Gila (The Madman) terbit, May mengulas buku tersebut di Hilal (sebuah majalah di Mesir) dan menulis kepada Gibran sebuah surat khusus untuk...
Surat Cinta dari Kah...
posted by blogger Indonesia
Surat ini berisi tentang jawaban Kahlil Gibran untuk menjawab perhatian yang di berikan oleh May Ziade kepada dirinya. Surat ini tanpa tanggal hanya ada lampiran tahun yaitu tahun 1920. May Zaidah, suatu ketika bertanya kepada Gibran tentang bagaimana ia menulis, bagaimana ia makan, menjalani...
Surat Cinta dari Kah...
posted by blogger Indonesia
Surat dari Kahlil Gibran kepada May Ziade, yang menceritakan tentang perasan Gibran yang terdalam tentang sahabat, yang tidak pernah mengerti buah dari rahasia dan pemikirannya, dan mengatakan bahwa : “Ini hanyalah nyanyian yang merdu” perihal isi hati Gibran. Tentang ke-putus asa-an yang...
Surat Cinta Dari Ma...
posted by blogger Indonesia
Dr. Jamil Jabre menulis : “Sulit dibayangkan seorang pria dan seorang wanita jatuh cinta tanpa saling mengenal atau bertemu, kecuali hanya lewat korespondensi (surat-menyurat). Akan tetapi para seniman memang punya cara hidup sendiri yang aneh, dan hanya dapat di pahami oleh mereka...
Blog ini bisa bercerita, berbagi atau mungkin? menanyakan sesuatu apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Selebihnya hanya senyum, bukan karena senyum itu ibadah, namun senyum menurut saya adalah “bunga-hidup”,