Tags
Related Posts
Share This
Perjuangan hati
Puisi ini saya tulis untuk sahabat Bapak Marhento Wintolo dan juga para “penyelam diri,” yang senantiasa selalu berjuang memahami “akan dirinya sendiri”. Bahwa semuanya harus di mulai justru bukan dari luar sebaliknya yaitu dari dalam, dari dalam mana? tentu saja dari dalam diri. Ya diri kita, diri anda.
Terdalam
Dari yang terdalam
Berhembus tidak
mengalirpun tidak
adakah cinta, petik
adakah dendam pahami.
sehingga semuanya jelas
sehingga semuanya terang
nyala dunia hanya ilusi
maka mengerti saja
ketika hati berkata
alif, bacalah,
ketika hati bertahajud
bersujudlah..
hanya cinta yang ada
namun cinta jua akan hilang
kosong
kosong
kosong
oooh indahnya perjuangan ini..
Rempoa, 29 September 2010

Blog ini bisa bercerita, berbagi atau mungkin? menanyakan sesuatu apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Selebihnya hanya senyum, bukan karena senyum itu ibadah, namun senyum menurut saya adalah “bunga-hidup”,
perjuangan itu d lakukan karna hati kita ingin bener2 malakukakanya..
perjuangan itu tidak akan pernah sia2 apabila kita ihklas melakukanya
bisa nggak buatin wit puisi tentang kehidupan.,,wid tgu…