Tags
Related Posts
Share This
Puasa dengan perjuangan cinta
hadirnya melenyapkan ego diri
Bapak, dengan puasamu
kebenaran akan datang
membuka nurani
menampakkan kilauan
dengan puasa itu
justru kami melihat
ke hadiran kekuatan
di tanamkan dalam hati
dan sanubari
tumbuh meranum
mekar mewangi
dengan puasa Bapak kami melihat
keadilan yang buta tanpa sadar
tanpa harapan telah di tusukkan
ke nadi cintamu
namun Bapak kuat
namun Bapak terus
berjalan
Bapak tidak pernah menawarkan surga
Bapak tidak pernah menawarkan kenikmatan dunia
yang beliau beri adalah cinta
dalam puasa Bapak ada cinta
dalam puasa Bapak ada kerinduan
akan keadilan, yang di bagikan
dalam rauang persidangan dengan uang
untuk membungkam Bapak
Tapi Bapak tidak gentar
mungkin jeruji besi bisa
mengurung Bapak
namun tidak jiwa
Bapak nan penuh cinta
bebas melayang-layang merayapi
hati-hati kami, menyiramnya
dengan telaga cinta
dan memukukan bulir-bulir
bunga yang bermekaran
untuk mencintai
Ibu pertiwiku
Indonesia, tempat
aku di lahirkan
dengan cinta puasa Bapak
mengingatkan kita akan perjuangan
yang belum usai dan kita harus
teru bergerak maju… maju… maju
Puisi untuk Sang Bapak yang kami cintai
Bapak Anand Krishna
salam.. salam.. salam..
damai.. damai.. damai..
Rempoa, 14 Maret 2011

Blog ini bisa bercerita, berbagi atau mungkin? menanyakan sesuatu apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Selebihnya hanya senyum, bukan karena senyum itu ibadah, namun senyum menurut saya adalah “bunga-hidup”,