Share This
Puisi Hati
Kumpulan Puisi, menulis puisi bukan bermaksud jadi pujangga atau sejenisnya. Menulis puisi sangat menyenagkan ternyata, hanya tinggal duduk diam. Kemudian biarkan saja kata-katanya keluar sendiri. Lagi pula tidak terlalu banyak mengunakan istilah2 puisi yang ngejelimet, serta pengaturan irama dan lain-lainnya. Tinggal tulis beres …!!! (maklum ga punya basic pendidikan di bidang sastra hi hi
)
Bahasa yang muncul di hati dan pikiran di tulis saja, kadang melalui pena kadang melalui keybord. He he he, seperti itulah kira-kira. Ga ada pesan, mungkin ada!!, tapi yah itu “hanya mengalir seperti air!”. makanya saya bilang menyenangkan.
Silahkan di baca, semuanya saya tulis sendiri kecuali puisi karya, Danarto dan Mutiara kehidupan karya Anand Krishna
Kumpulan puisi-puisi hati :
- Antara Kerinduan-Cinta-&-Pelukan
- Nurani (oH Nurani..)
- “DANARTO” Puisi Dalam Godlob
- “DANARTO” Pusi Dalam “GODLOB” … 2
- Coretan Hati (‘mU’) … 1
- Sekuntum Senyum
- Tarian Senandung, Ibu
- Renungan di ujung daun talas
- ter-geletak di rumah petak
- Perjuangan hati
- Segenggam darah
- Sehijau rumput ilalang
- Puisi, Mengalir bersama cinta
- Puisi, Sebelum Tidur ‘Pejamkanlah, mata ini’
- Di Balik Mata Sang Bapak (Bapak Anand Krishna)
- Mutiara Kehidupan
- Puisi Semangat Perdamaian Dalam posting : Pesan Cinta dan Perdamaian Wanita (Ibu) Indonesia
- Puasa dengan perjuangan cinta
- Si Anak Nelayan
- Perjuangan belum usai sobat, melangkah terus, maju terus, terjang terus
- Hembusan Angin Segar
- datang-datanglah Matahariku Dalam postingan membuat segalanya menjadi mudah
Blog ini bisa bercerita, berbagi atau mungkin? menanyakan sesuatu apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Selebihnya hanya senyum, bukan karena senyum itu ibadah, namun senyum menurut saya adalah “bunga-hidup”,
adilkah
sa’at semua teman-teman ku bisa bercerita dengan ayah dan ibunya
sa’at semua teman-teman ku bisa bersendang gurau dengan ayah dan ibunya
aku hanya terdiam bersama rintik air hujan yg tak kunjung reda
oh tuhan..
rindu rasanya dri nie kpada seorang sosok ayah yang lama tak ada
oh tuhan…
ingin rasanya diri ini mendapatkan peluk kasih dan belaian lembut dari bunda..
kenapa jika semuanya bisa berkumpul dengan ayah dan ibunya
sedangkan aku tak bisa??
kenapa jika semuanya bisa bercanda bersama keluarganya aku tak bisa?
adilkah semua ini untukku?
@shany chacha, setiap keadaan pasti ada makna di dlmnya, ada hal yang menyakiti kita ada hal yg menyenangkan kita, tergantung mau yg mana!, saya sangat bersimpati dengan sobat, saya harap sobat menemukan arti kebahagian untuk diri sobat sendiri.
Dan saya berdoa untuk sobat, bahwa kebahagian diri itu telah ada di dalam diri kita masing2 hanya di perlukan kepekaan untuk membuka diri, selebihnya akan membuat saya berbahagia jika sobat mencoba untuk tersenyum kembali, merasakan bunga2… dalam kalbu… dalam hati…
Salam damai sobat,….